Home Tips Kesehatan Sistem Pernapasan Manusia, Jenis, dan Mekanismenya

Sistem Pernapasan Manusia, Jenis, dan Mekanismenya

223
0

Sistem Pernapasan Manusia, Jenis, dan Mekanismenya – Pernafasan adalah hal yang sangat vital dalam kehidupan manusia. Untuk pernapasan manusia sendiri terdiri dari dua jenis. Yuk ketahui lebih lengkap penjelasannya berikut!

Sistem Pernapasan Manusia, Jenis, dan Mekanismenya

Orang yang hidup pasti bernapas. Proses menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida secara berulang-ulang adalah yang dinamakan kegiatan bernapas tersebut.

Sistem pernafasan tersebut bukan hanya dilakukan oleh hidung saja, sebagai indera pencium, melainkan juga organ tubuh yang lainnya.

Bernapas memang menggunakan hidung, tetapi di dalam tubuh, ada organ-organ tubuh lain yang juga mendukung kegiatan bernapas ini. Ada paru-paru yang juga berperan penting dalam sebagai alat untuk bernapas.

Oksigen yang masuk di dalam tubuh akan digunakan sebagai energi. Oksigen menyuplai banyak energi untuk tubuh sehingga tubuh kuat untuk beraktivitas serta melakukan metabolisme.

Jika tidak ada oksigen, maka tubuh akan lemas dan hal yang paling fatal adalah organ tubuh akan berhenti untuk bekerja. Kalau sudah tidak bernapas, berarti sudah dinyatakan mati.

Baca Juga : Mengenal Penyakit Hipertensi Paru

Sistem Pernafasan Manusia

Manusia bernapas layaknya makhluk hidup yang lainnya. Mereka melakukan pernapasan untuk bertahan hidup, sebagai tujuan utamanya.

Alur pernafasan pada manusia ini sama dengan hewan, yakni menghirup oksigen dan mengeluarkan Karbondioksida. Berbeda dengan tumbuhan yang bernapas justru menghirup Karbondioksida dan mengeluarkan oksigen. Jadi bisa dikatakan bahwa asal muasal dari oksigen adalah dari tumbuhan.

Siklus imbal balik dan saling melengkapi akan kita dapatkan dari cara bernapas manusia dan hewan. Di mana hewan akan menghirup karbondioksida yang telah menjadi zat sisa dari tubuh manusia. Manusia pun akan menghirup oksigen yang dihasilkan oleh tumbuhan.

Karbondioksida yang kita keluarkan akan menjadi bahan utama tumbuhan untuk melakukan fotosintesis. Proses fotosintesis membutuhkan karbon dioksida, unsur hara, dan air untuk kemudian diolah menjadi oksigen.

Untuk itulah peran tumbuhan sangat penting untuk kegiatan bernapas yang setiap detik kita lakukan. Tidak bisa dibayangkan jika tidak ada tumbuhan, maka oksigen pun akan sangat langka.

Alur Pernafasan Manusia

Dari pengetahuan dasar yang kita ketahui, bernapas berarti menggunakan hidung. Oksigen yang masuk ke dalam tubuh pasti akan melewati hidung. Kemudian akan mengeluarkan karbondioksida lewat hidung lagi.

Sistem Pernapasan Manusia, Jenis, dan Mekanismenya

Tanpa kita ketahui, sebenarnya pernapasan yang kita lakukan itu ada alurnya di dalam tubuh. Bukan hanya sekedar bergantian keluar masuk lewat hidung.

Sebenarnya oksigen masuk ke dalam tubuh lewat hidung. Di dalam hidung, udara akan disaring. Walaupun oksigen mengandung banyak unsur yang bagus, tetapi akan tetap dilakukan penyaringan untuk memastikan bahwa udara yang masuk ke dalam tubuh adalah udara yang benar-benar steril.

Dari hidung, udara yang sudah disaring akan masuk ke tenggorokan atau disebut juga faring. Kemudian baru masuk ke pangkal tenggorokan atau laring.

Di dalam laring, udara akan dipisahkan dengan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Dari laring, udara akan masuk ke dalam paru-paru lewat Trakea. Di mana Trakea ini memang dijadikan sebagai jembatan penghubung antara laring dengan bronkus.

Bronkus ini memiliki dua cabang. Cabang yang pertama mengarah kepada paru-paru kanan dan cabang yang kedua adalah menuju ke paru-paru kiri.

Udara akan masuk lewat paru-paru untuk kemudian diolah dan menghasilkan zat sisa, berupa karbondioksida yang akan dikeluarkan lagi lewat hidung.

Bisa dikatakan bahwa sistem pernafasan manusia itu beraturan. Ada urutan yang harus dilalui oleh udara sejak masuk lewat hidung.

Namun secara umum, pernapasan manusia terdiri dari dua fase, yakni :

1. Fase Inspirasi

Yakni fase pengambilan udara untuk masuk ke dalam tubuh. Oksigen adalah udara yang berperan dalam fase ini. Kita bisa melakukannya dengan menggunakan mulut atau hidung. Namun sangat disarankan menggunakan hidung, karena ada rongga hidung yang berfungsi sebagai filter.

2. Fase Ekspirasi

Ini adalah kebalikan dari fase inspirasi, yakni proses mengeluarkan karbondioksida sebagai gas sisa pembakaran.

Macam Pernafasan Manusia

Dalam bernapas, kita akan merasakan hal sama. Bernapas di mana-mana akan sama saja, tetapi ternyata ada dua macam sistem pernafasan pada manusia, yakni:

1. Pernapasan Perut

Ini adalah jenis pernapasan yang melibatkan otot diafragma. Kita biasa mengambil udara lewat mulut, maka otot diafragma pada bagian perut akan ikut serta dalam proses pernafasan.

2. Pernapasan Dada

Pernafasan ini melibatkan bagian dada sebagaimana kita rasakan setiap hari saat bernapas. Keterlibatan antara tulang ruang di bagian dada membuat pernafasan terjadi sebagaimana mestinya.

Ini dikarenakan bernapas dengan perut menjadi hal yang sedikit kurang nyaman, karena udara yang masuk lewat mulut tidak tersaring terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam tubuh. Biasanya kita melakukan pernapasan lewat perut jika sedang lari atau sedang melakukan aktivitas fisik agar tidak gampang lelah.

Sistem Pernapasan Manusia, Jenis, dan Mekanismenya

Proses pernafasan pada manusia menjadi hal yang sangat vital karena ini sudah menjadi kebutuhan sekaligus sebagai kodrat manusia yang hidup. bernapas akan dilakukan setiap hari atau setiap saat bahkan setiap detik. Keterlibatan antara organ-organ tubuh harus diperhatikan agar tetap terjaga kesehatannya.

Baca Juga : Ternyata Ini 4 Penyebab Pusing Dan Lemas Saat Sedang Diet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here