Home Tips Kesehatan Penyebab Gastroenteritis Pada Bayi

Penyebab Gastroenteritis Pada Bayi

42
0

Penyebab Gastroenteritis Pada Bayi – Bagi Anda yang belum tahu mengenai penyakit gastroenteritis yang bisa menyerang bayi dan anak-anak, berikut pengertian, gejala dan penyebab gastroenteritis pada si kecil.

Penyebab Gastroenteritis Pada Bayi

Kesehatan bayi merupakan hal penting yang wajib diperhatikan oleh setiap orangtua di dunia. Setiap orang dewasa yang hendak menyentuh dan merawat bayi wajib mencuci tangan terlebih dahulu menggunakan sabun atau cairan antiseptik.

Hal ini berguna mencegah masalah kesehatan yang acap menyerang bayi sebab sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna.

Salah satu jenis penyakit yang sering terjadi pada buah hati adalah Gastroenteritis. Apa saja penyebab Gastroenteritis pada bayi?

Mengenal penyakit gastroenteritis dan gejala yang umum terjadi pada bayi

Sebelum membahas penyebab gastroenteritis pada bayi, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu mengenai pengertian penyakit yang bisa menyebabkan muntah dan diare ini.

Ya, gastroenteritis adalah peradangan pada lapisan usus yang disebabkan oleh infeksi baik virus atau bakteri. Pada orang dewasa, penyakit gastroenteritis lebih dikenal sebagai flu perut.

Gejala yang umum terjadi pada bayi yang mengalami masalah gastroenteritis antara lain demam lebih dari 38 derajat celsius, rewel, tampak lemas atau lemah, diare, muntah, tidak buang air kecil lebih dari beberapa jam, dehidrasi hingga terlihat tidur tidak seperti biasanya.

Jika menemui gejala gastroenteritis pada bayi di atas, sebaiknya Anda segera membawa si kecil mengunjungi dokter secepatnya.

Penyebab Gastroenteritis pada bayi yang disebabkan oleh virus

Penyebab Gastroenteritis pada bayi lebih sering disebabkan oleh virus yang terbagi dalam dua jenis berikut ini.

– Rotavirus

Bisa jadi orang dewasa yang tertular virus ini bisa mudah menularkannya langsung kepada buah hati. Apalagi kebiasaan buruk yang kurang menjaga kebersihan seperti tidak suka mencuci tangan.

Selain itu, Rotavirus yang menjadi penyebab gastroenteritis pada bayi ini bisa disebabkan oleh kebiasaan bayi yang suka memasukkan jari atau benda yang telah terkontaminasi ke dalam mulut sehingga mengganggu saluran pencernaan.

– Norovirus

Kesehatan bayi merupakan hal vital yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Pasalnya, lingkungan yang bersih dan sehat akan mendukung pertumbuhan buah hati secara maksimal.

Makanan dan air merupakan media paling vital penyebab gastroenteritis pada bayi akibat infeksi virus satu ini. Norovirus bisa menyebar melalui kontak langsung atau lewat individu yang tertular virus ini.

Norovirus juga sering menyerang anak-anak yang berusia lebih besar termasuk orang dewasa. Lingkungan menjadi faktor utama penyebaran virus pada kalangan anak-anak dan dewasa seperti ruang perawatan, sekolah, ruang publik dan lain-lain.

Kalau Anda memahami betul kasus keracunan makanan yang menimpa anak-anak dan orang dewasa sering sekali disebabkan oleh infeksi norovirus.

Penyebab gastroenteritis pada bayi akibat infeksi bakteri

Meski sebagian besar penyebab gastroenteritis pada bayi disebabkan oleh infeksi virus, ada pula kasus yang disebabkan oleh bakteri atau parasit.

Bakteri yang sering menyebabkan penyakit peradangan lapisan usus pada bayi ini adalah bakteri E. coli dan Salmonella. Bakteri Salmonella dan Campylobacter yang ditularkan lewat media daging unggas matang, telur dan hewan peliharaan atau unggas hidup wajib diwaspadai menyebabkan masalah gastroenteritis.

Oleh sebab itu, Anda harus menjaga kesehatan diri dan lingkungan si kecil demi mencegah penularan penyakit gastroenteritis ini.

Mengetahui penyebab gastroenteritis pada bayi sejak kecil bisa menjadi bahan referensi agar orangtua lebih berhati-hati dan menjaga kebersihan lingkungan lebih baik lagi.

Tips melakukan langkah pengobatan pertama pada bayi yang mengalami gastroenteritis

Ada baiknya Anda senantiasa memberikan ASI secara maksimal untuk mencegah bayi mengalami masalah dehidrasi. Selain itu, berikan Larutan Oralit yang memiliki kandungan Elektrolit dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Anda bisa membuat Larutan Oralit sendiri di rumah atau memilih beli langsung di pasaran. Tentu Anda harus memastikan dulu bahwa oralit aman diberikan pada bayi dengan berkonsultasi pada dokter terpercaya.

Jika bayi telah mengkonsumsi MPASI, berikan jenis makanan yang mudah dicerna dalam jumlah sedikit dulu seperti pisang atau bubur.

Hindari pemberian jus buah-buahan sebab bisa membuat diare pada sang buah hati semakin parah.

Tubuh perlu sekali pemulihan agar bisa cepat sembuh dengan memperbanyak waktu istirahat. Pasalnya, pemberian obat antibiotik tidak bisa mengatasi virus secara efektif.

Dehidrasi yang begitu parah bisa memicu masalah gastroenteritis yang lebih parah sehingga kemungkinan perlu infus untuk mendapatkan tambahan cairan.

Pada banyak kasus gastroenteritis di dunia, penyakit ini menyumbang angka kematian yang cukup tinggi pada anak-anak sehingga Anda harus waspada sejak dini.

Tak ada salahnya membawa si kecil langsung pada dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Apalagi si kecil memberikan tanda penyakit semakin parah seperti mengantuk, dehidrasi parah, kaki dan tangan terasa semakin dingin, segera bawa bayi Anda ke rumah sakit, ya!

Tak ada salahnya memberikan Vaksin Rotavirus untuk meminimalisir penyebab gastroenteritis pada bayi akibat infeksi virus yang diberikan pada bayi sejak usia dini.

Yuk, jaga kebersihan dan kesehatan buah hati Anda agar bisa tumbuh kembang secara maksimal!

Baca Juga : Ini Akibatnya Jika Jarang Gosok Gigi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here