Home Tips Kesehatan Mengenal Penyakit Hipertensi Paru

Mengenal Penyakit Hipertensi Paru

260
0

Mengenal Penyakit Hipertensi Paru – Pernahakah Anda mendengar tentang penyakit hipertensi paru? Jika belum mendengarnya, ketahui penyakit hipertensi paru disini!

Mengenal Penyakit Hipertensi Paru

Penyakit hipertensi paru atau disebut pulmonary hypertension merupakan gangguan tekanan darah tinggi yang terjadi di bagian pembuluh darah jantung ke paru paru.

Untuk mendapatkan pasokan oksigen yang cukup, jantung mempompa darah dari ventrikel kanan menuju paru-paru. Jarak ventrikel dan paru-paru terlalu dekat, sehingga menyebabkan pembuluh arteri menyalurkan darahnya dengan tekanan rendah daripada tekanan Diastolik dan Sistolik.

Sebaliknya penyakit paru membuat pembuluh arteri sempit, sehingga arteri bekerja lebih ekstra dalam mengalirkan darah. Akhirnya terjadilah penyakit hipertensi paru. Ada dua macam hipertensi paru yaitu Hipertensi Pulmonal sekunder dan hipertensi Pulmonal Idiopatik.

Penyakit hipertensi paru dapat menyerang, orang tua serta anak muda. Orang tua cenderung terserang hipertensi Pulmonal Sekunder, sedangkan anak muda cenderung terserang hipertensi pulmonal idiopatik.

Penyakit ini lebih sering menyerang jenis kelamin wanita daripada pria. Supaya Anda dapat mengetahui tentang penyakit hipertensi paru, Anda bisa melihat gejala, penyebab, dan cara menyembuhkan hipertensi paru dibawah ini.

Baca Juga : Kenali Manfaat Apel dan Delima untuk Kulit

Gejala Penyakit Hipertensi Paru

Waspada terkena hipertensi paru dengan cara mengetahui gejalanya. Tujuan Anda mengetahui gejala penyakit agar dapat melakukan penanganan maupun pengobatan dengan cepat, sehingga tidak sampai parah. Adapun gejala penyakit hipertensi paru yang sering dirasakan oleh penderitanya bisa dilihat berikut.

  • Mudah lelah.
  • Sering sesak nafas saat melakukan aktifitas naik turun tangga ringan.
  • Sering pusing.
  • Sering pingsan.
  • Batuk darah.
  • Batuk kering.
  • Kuku dan bibir berwarna biru.
  • Detak jantung tidak beraturan meski sedang melakukan kegiatan ringan.
  • Jantung bagian kanan bengkak.
  • Bengkak air (Edema) yang terjadi pada bagian lengan, perut dan pergelangan kaki.

Itulah gejala penyakit hipertensi paru yang muncul, tetapi gejala awal berbeda dengan di atas. Untuk gejala awalnya hanya terlihat pada melakukan aktifitas.

Saat melakukan aktifitas ringan, penderita merasakan capek dan sesak nafas. Bila Anda mengalaminya, segera lakukan tes kesehatan ke dokter jantung. Mintalah dokter untuk mengukur tekanan paru secara detail.

Penyebab Penyakit Hipertensi Paru

Semua orang dari berbagai suku dan ras yang berbeda dapat menderita penyakit hipertensi paru. Hipertensi paru tidak muncul begitu saja, karena penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Berikut adalah faktor terjadinya hipertensi paru yang perlu diketahui.

  • Pembekuan darah di paru paru (emboli paru).
  • Infeksi HIV.
  • Gagal Jantung.
  • Menderita penyakit Autoimun yang dapat menyerang paru-paru, Rheumatoids Arthritis, dan Scleroderma.
  • Cacat jantung sejak lahir.
  • Rusaknya katup jantung.
  • Sleep Apnea Obstruktif merupakan gangguan nafas ketika tidur, ketika seseorang tidur terjadi penurunan oksigen secara drastis.
  • Penggunaan obat-obatan seperti obat diet Fen Phen dan Methamphetamines. Kedua obat tersebut terbukti dapat menyebabkan penyakit hipertensi paru.
  • Level oksigen dalam darah sangat rendah.
  • Jenis kelamin, penyakit lebih sering menyerang jenis kelamin wanita.
  • Tinggal di dataran tinggi, udara dingin di dataran tinggi bisa memicu terjadinya hipertensi paru.
  • Keturunan.

Berbagai penyebab penyakit hipertensi paru di atas harus Anda perhatikan. Maksudnya untuk tindakan waspada. Misalkan ada keluarga yang terkena hipertensi paru, Anda harus memastikan apakah penyakitnya dari faktor keturunan atau lainnya. Cara mengeceknya tentu saja langsung tanyakan kepada dokter.

Cara Menyembuhkan Penyakit Hipertensi Paru

Sebelum memberikan resep obat hipertensi paru, dokter melakukan pemeriksaan berupa tes khusus agar dapat membuat diagnosa yang benar. Berikut merupakan tes yang dilakukan oleh penderita penyakit hipertensi paru.

  • Tes darah.
  • Tes berjalan.
  • Penelitian tidur.
  • Karakteristik jantung.
  • Pemindaian paru.
  • Tes fungsi paru.
  • Arteriogram paru.
  • Kateterisasi jantung.
  • CT scan di dada.
  • Echokardiogram.
  • Penyinaran dada menggunakan sinar X.

Sudah melakukan tes, selanjutnya dokter bisa mengambil kesimpulan apa pasien mengalami penyakit hipertensi paru atau tidak.

Mengenal Penyakit Hipertensi Paru

Bila hasilnya menunjukkan iya, dokter memberikan obat. Namun sayangnya sampai saat ini masih belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit hipertensi paru.

Pengobatan yang ada hanya untuk mempertahankan gejala kerusakan paru paru akibat penyakit tersebut. Beberapa pengobatan yang biasa diberikan oleh dokter yaitu Antikoagulan dan Warfarin digunakan menstabilkan pH akibat pembekuan darah. Resep dokter kedua yaitu pemberian Vasolidator, berfungsi untuk melonggarkan dinding pembuluh darah.

Dokter juga menyarankan untuk pengobatan di rumah, salah satunya yaitu mengubah gaya hidup supaya hipertensi paru tidak semakin buruk.

Pengobatan dirumah dapat dilakukan dengan istirahat yang banyak, selalu aktif dengan menyesuaikan kekuatan tubuh, hindari merokok, tundah kehamilan, jangan konsumsi obat yang menimbulkan hipertensi paru, hindari liburan ke dataran tinggi, konsumsi makanan bergizi, kurangi stress, dan olahraga teratur.

Demikian pengobatan penyakit hipertensi paru yang dapat dilakukan oleh Anda. Pengobatan tidak langsung membuahkan hasil, karena diperlukan waktu yang lumayan lama agar badan kembali normal seperti sedia kala. Meski hipertensi paru tidak bisa sembuh total, tetapi dapat membuat hidup pasien lebih berkualitas.

Baca Juga : Cara Mencegah Kanker Mulut Yang Perlu Dipahami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here