Home Tips Kesehatan Kenali 6 Kelainan Kuku Sebagai Pertanda Kondisi Kesehatan

Kenali 6 Kelainan Kuku Sebagai Pertanda Kondisi Kesehatan

42
0

Kenali 6 Kelainan Kuku Sebagai Pertanda Kondisi Kesehatan – Kuku menjadi bagian tubuh yang kerap kali diremehkan, sehingga hanya sekedar dipotong. Perhatikanlah bila terjadi perubahan pada kuku, karena hal tersebut juga menjadi pertanda gangguan kesehatan dalam tubuh.

Kenali 6 Kelainan Kuku Sebagai Pertanda Kondisi Kesehatan

Kuku yang rapi, terawat dan sehat pasti diharapkan oleh semua orang. Namun, tak semua orang mempunyai kuku bagus. Kondisi-kondisi tertentu bisa menyebabkan perubahan bentuk pada kuku atau mengalami kelainan.

Kelainan kuku bisa diakibatkan oleh jamur yang menginfeksi. Kelainan juga bisa dikarenakan kecelakaan, maupun dikarenakan kebiasaan hidup. Ternyata, kelainan kuku juga bisa menjadi pertanda penyakit yang menyerang tubuh.

Kelainan Kuku Mudah Patah atau Rapuh

Ketika menginjak usia tak muda lagi, atau sering kali berkegiatan yang berhubungan dengan air maupun bahan-bahan kimiawi, maka kuku akan menjadi sangat mudah rapuh dan patah. Kuku yang rapuh serta mudah patah dapat pula disebabkan infeksi jamur.

Namun, sedikit orang yang tahu bahwa suatu gangguan kesehatan pada tubuh juga dapat menyebabkan kuku menjadi mudah patah dan rapuh.

Diantara gangguan kesehatan yang menimbulkan gejala kuku rapuh dan mudah patah ialah lichen planus, kurang baiknya fungsi kalenjar tiroid atau justru terlalu aktif menghasilkan Hormone, Psoriasis, Sindrom Reiter atau Artritis Reaktif.

Warna Kuku Berubah

Kerap kali tanpa disadari, warna kuku mengalami perubahan. Banyak orang mengalami kelainan kuku berupa perubahan warna menjadi kekuningan.

Hal tersebut bisa dikarenakan infeksi jamur maupun akibat mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu dalam jangka waktu lama.

Warna kuku yang berubah juga dapat menandakan gejala penyakit Psoriasis, kerusakan paru-paru dampak dari Bronkiektasis, Inflamasi Kelenjar Tiroid, Sinusitis, Tuberkulosis (TBC), penyakit Liver, Limfedema maupun Paronikia Kronis.

Kasus perubahan warna kuku tak hanya menjadi kekuningan, warna kuku juga bisa berubah warna menjadi hitam, abu-abu, hijau kehitaman, cokelat, maupun biru.

Apabila kuku berwarna hijau kehitaman dapat dikarenakan bakteri pseudomonas. Kuku berwarna hitam bisa dikarenakan penyakit diabetes yang menyebabkan pembekuan darah.

Kuku berubah warna abu-abu bisa disebabkan mengonsumsi obat-obatan Minosiklin atau Antimalarial dalam jangka waktu lama. Kuku yang berwarna cokelat disebabkan terjadinya malnutrisi atau pun penyakit tiroid.

Sedangkan kelainan kuku berwarna biru dapat menjadi tanda kelainan liver yakni penyakit Wilson yang merupakan keadaan tubuh kesulitan untuk membuang kelebihan zat tembaga. Warna biru kuku juga dapat menjadi pertanda tubuh kekurangan oksigen.

Munculnya garis Beau

Kelainan kuku berupa garis Beau bisa menjadi tanda malnutrisi. Garis Beau berupa garis horizontal pada kuku.

Selain pertanda Malnutrisi, beberapa kondisi gangguan kesehatan lain bisa juga menjadi penyebab kemunculan garis Beau diantaranya Demam Scarlet, Campak, Diabetes, Pneumonia, Vaskular Periferal, dan Defisiensi Kandungan Seng pada tubuh.

Garis Beau dapat muncul pula pada pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan Kemoterapi maupun penderita penyakit Raynaud. Garis Beau umumnya bisa hilang seiring membaiknya kondisi tubuh.

Koilinisia

Istilah lainnya adalah kuku sendok atau Spooning yang menyebabkan kuku penderitanya tampak seperti sendok yakni kuku membentuk cekungan.

Apabila seseorang memiliki bentuk kuku cekung atau Spooning, kemungkinan sedang mengalami salah satu gangguan kondisi kesehatan diantaranya anemia karena tubuhnya kekurangan zat besi, hemokromatosis yang merupakan akumulasi zat besi dalam tubuh, lupus erythematosu, Raynaud maupun penyakit lain terkait dengan pembuluh darah dan jantung.

Clubbing

Salah satu jenis kelainan kuku ini memiliki nama cukup unik. Clubbing pada kuku merupakan keadaan yang menyebabkan jaringan di bagian bawah kuku jadi menebal menebal dan kuku menjadi berbentuk bulat atau menggelembung. Betuk kuku yang mengalami clubbing hampir mirip bawang.

Sedangkan pada kasus clubbing yang turunan, maka kelainan ini dianggap tak terlalu berbahaya, tetapi apabila kondisi seperti ini muncul tiba-tiba, kemungkinan bisa sebagai pertanda bahwa sedang terjadi gangguan kesehatan atau serangan penyakit dalam tubuh.

Jenis penyakit yang biasanya akan menimbulkan gejala pertumbuhan kuku tak wajar berupa clubbing antara lain seragan penyakit jantung yang berlangsung lama maupun penyakit paru-paru.

Selain itu, clubbing juga bisa menjadi pertanda penyakit bronkiektasis maupun endokarditis, kanker paru, radang usus, inflamasi bowel (IBD), sirosis, maupun penyakit polisitemia yakti terjadinya pengentalan darah.

Pincer Nail Deformity

Kuku yang mengalami jenis kelainan ini bisa diidentifikasi dengan munculnya lengkungan berlebihan.

Lengkungan tersebut dapat semakin meningkat beriringan dengan panjang kuku hingga mencapai batas bagian paling ujung kuku, sehingga akan tampak bagian kuku seolah menjepit bagian ujung jari tanpa mengganggu epidermis kulit.

Kelainan kuku berupa Pincer nail deformity sering kali menimbulkan sakit di ujung jari para penderita, dikarenakan kuku melengkung pada ujung jari.

Kelainan kuku jenis ini berkemungkinan terjadi terhadap orang-orang yang sedang menderita penyakit Psoriasis, penyakit Kawasaki, SLE, Kanker, dan penyakit Ginjal yang telah masuk stadium akhir. Selain itu, kelainan kuku jenis ini dapat pula menjadi Sindrom Genetis misalnya Paronisia bawaan.

Selain 6 kelainan kuku tersebut di atas, masih ada beberapa jenis kelainan-kelainan lainnya. Perhatikan bagaimana kondisi kuku Anda mulai dari warna, ketebalan hingga bentuknya, karena kondisi kuku juga dapat menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan organ dalam tubuh.

Baca Juga : Begini Ternyata Cara Membersihkan Gigi dengan Benar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here