Home Tips Kesehatan Gizi Seimbang untuk Kesehatan yang Terjaga

Gizi Seimbang untuk Kesehatan yang Terjaga

121
0

Gizi Seimbang untuk Kesehatan yang Terjaga – Keseimbangan gizi dapat terpenuhi dengan baik apabila Anda mau menerapkan prinsip dasar gizi seimbang. Apa saja prinsip dasar keseimbangan gizi ? Cek selengkapnya di sini!

Gizi Seimbang untuk Kesehatan yang Terjaga

Gizi harus terpenuhi dalam tubuh setiap orang mulai dari masa di kandungan dan selama hidupnya kemudian guna kesehatan raga. Sangat penting adanya pemenuhan gizi agar seimbang dan hidup sehat dan berkualitas. Keseimbangan gizi perlu diperhatikan dikarenakan setiap zat itu mengandung manfaat dan berpengaruh pada kesehatan tubuh.

Setiap zat yang terkandung dalam makanan sangat esensial bag kesehatan dan kehidupan, sehingga perlu diperhatikan kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi. Makanan adalah kebutuhan vital setiap orang, sehingga penting untuk dijaga dan diperhatikan pola makanannya.

Sering ditemui bahwa pada usia yang produktif yakni pada umur 19 hingga 45 tahun, sangat rentan pada pola makan dengan asupan yang berlebih, tekanan lingkungan yang tinggi, gaya hidup yang mulai berubah, sibuk dan jarang berolahraga bahkan mengalami stress yang tinggi sehingga akan berdampak pada penyakit degeneratif.

Baca Juga : Pentingnya Prinsip Neuroetik dalam Bidang Kesehatan

Gizi Seimbang yang jarang di perhatikan

Keseimbangan gizi bila tidak diperhatikan akan menyebabkan gangguan-gangguan. Adapun beberapa gangguan kesehatan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan gizi antara lain :

  • Kelebihan gizi
    Kelebihan gizi adalah kondisi dimana tidak terjadi keseimbangan gizi dalam tubuh. Hal ini bisa terjadi karena terlalu banyak konsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak dan kalori yang tinggi dengan mengabaikan makanan yang berserat semisal buah-buahan dan sayur.
    Kondisi seperti di atas akan rentan menyebabkan terjangkitnya penyakit dalam tubuh seperti kanker, stroke, kolesterol, hipertensi (darah tinggi), diabetes, jantung koroner dikarenakan asupan kalori yang masuk dalam tubuh berlebihan.
  • Kekurangan Gizi
    Kekurangan gizi juga termasuk dalam tidak terpenuhinya keseimbangan gizi. Hal ini adalah kebalikan dari kelebihan gizi. Kondisi ini mengakibatkan terjangkitnya penyakit gondok, anemia, gangguan penglihatan dan lain sebagainya.
    Adapun penyebabnya dikarenakan gangguan nafsu makan, gangguan pencernaan serta terjangkit penyakit diare kronis.

Untuk menghindari hal-hal yang merupakan gangguan seperti yang telah disebutkan di atas, maka perlu diterapkan prinsip dasar keseimbangan gizi yang bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Apa Saja Prinsip Dasar dalam Keseimbangan Gizi untuk Menjaga Kesehatan?

Keseimbangan gizi harus terpenuhi dalam tubuh. Untuk mendapatkannya maka harus melakukan berbagai prinsip dasar.

Gizi Seimbang untuk Kesehatan yang Terjaga

Prinsip dasar tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh. Adapun prinsip dasar keseimbangan gizi adalah sebagaimana berikut ini :

1). Melatih diri untuk membiasakan diri memakan makanan yang beraneka macam

Prinsip dasar keseimbangan gizi yang pertama ini adalah membiasakan diri untuk mengkonsumsi makanan yang beraneka macam karena semakin banyak jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh, kebutuhan akan keseimbangan gizi akan terpenuhi. Namun, dengan catatan tetap memperhatikan pola makan yang sehat.

2). Banyak konsumsi buah dan sayur.

Banyak mengkonsumsi buah-buahan serta sayuran dapat membantu memenuhi keseimbangan gizi dalam tubuh. Hal tersebut dikarenakan buah dan sayur memiliki kandungan mineral, serat pangan dab sumber vitamin.

Selain itu manfaat lainnya sebagai antioksidan, menjaga kadar gula, menjaga kolesterol, menjaga tekanan darah tinggi, memperlancar buang air besar dan menghindari terjadinya kegemukan. Sebaliknya jika terjadi kekurangan akan mengakibatkan peningkatan resiko akan kanker usus.

Konsumsi buah dan sayur dianjurkan untuk buah yakni 2 hingga 3 buah-buahan yang berukuran sedang, sedangkan sayur 21/2 gelas setelah dimasak matang.

3). Membatasi konsumsi makanan dan minuman yang manis-manis, asin serta berlemak.

Untuk keseimbangan gizi yang baik maka dianjurkan untuk membatasi makanan yang manis dengan gula maksimal 3 sendok makan per hari, makanan asin dengan garam maksimal 1 sendok makan per hari, makanan berlemak dengan penggunaan minyak maksimal sebanyak 5 sendok makan per hari.

Langkah yang digunakan untuk menghindari makanan yang berlemak yakni dengan mengukus, atau memanggang, memepes, membakar, membuang kulit / lemak / gajih ketika akan memasak.

4). Membiasakan diri untuk sarapan setiap hari.

Sarapan sangat berperan dalam keseimbangan gizi. Pasalnya sarapan memenuhi kurang lebih 15-30% kebutuhan gizi itu sendiri. Banyak orang yang mengabaikan sarapan, padahal sebenarnya terabaikannya sarapan akan mengakibatkan meningkatnya resiko terjadinya kegemukan badan.

5). Membiasakan diri untuk minum air putih yang cukup.

Mengkonsumsi air putih yang cukup akan membentuk kesimbangan gizi yang sehat. Mengkonsumsi air putih yang cukup dianjurkan dengan 11/2 hingga 2 liter per hari dengan tujuan dapat mempertahankan suhu tubuh.

Air putih berperan sebagai pembentuk utama organ dan sel, media transportasi zat gizi, pembuangan sisa metabolisme. Kurangnya minum air putih yang cukup akan meningkatkan resiko terjangkitnya penyakit seperti gangguan ginjal, sembelit, obesitas, batu saluran kemih, dan infeksi saluran kemih.

Selain beberapa prinsip dasar gizi yang seimbang yang harus dipenuhi, untuk memenuhi keseimbangan gizi dianjurkan untuk melakukan olahraga atau aktivitas fisik kurang lebih selama 30 menit setiap harinya atau paling sedikit antara 3 hingga 5 hari dalam setiap minggunya.

Baca Juga : Efek Kopi yang Perlu Diketahui

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here