Home Tips Kesehatan 4 Masalah Kesehatan Fisik yang Disamakan dengan Gangguan Kesehatan Mental

4 Masalah Kesehatan Fisik yang Disamakan dengan Gangguan Kesehatan Mental

159
0

4 Masalah Kesehatan Fisik yang Disamakan dengan Gangguan Kesehatan Mental – Bagi Anda yang belum tahu mengenai masalah kesehatan fisik yang sering diasumsikan dengan gangguan kesehatan mental, wajib tahu 4 jenis penyakit fisik berikut ini.

4 Masalah Kesehatan Fisik yang Disamakan dengan Gangguan Kesehatan Mental

Wanita lebih rentan mengalami depresi dibandingkan dengan kaum pria. Depresi ditandai dengan suasana hati, perasaan, stamina, nafsu makan, pola tidur dan tingkat konsentrasi yang semakin memburuk.

Sering sekali persepsi wanita yang mengalami depresi atau kecemasan dianggap pertanda gangguan kesehatan mental. Padahal, bisa jadi semua gejala stress dan depresi efek dari kondisi medis tertentu.

Berikut 4 gangguan kesehatan fisik yang sering diasumsikan sebagai gangguan kesehatan mental.

1. Tiroid

Masalah umum yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon tiroid dalam tubuh sering diasumsikan sebagai tanda gangguan mental. Padahal, masalah gangguan kesehatan fisik ini memang berimbas pada kerusakan suasana hati, energi dan perasaan menikmati hidup.

Masalah kesehatan satu ini bisa dikarenakan kalenjar tiroid berubah menjadi kurang aktif atau disebut Hipotiroid dan kondisi lebih aktif atau disebut dengan Hipertiroid.

Secara statistik, delapan dari sepuluh wanita bisa mengalami masalah tiroid ini.

Gejala Tiroid yang umum terjadi antara lain mengalami Tremor atau kegugupan, kesadaran mulai mengabur dan tingkat konsentrasi menurun, perubahan jadwal haid, merasa membengkak, detak jantung yang berdegup lebih cepat, merasakan sakit dan nyeri, mengalami kenaikan berat badan melebihi batas normal dan memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi.

Segera konsultasi pada dokter kalau Anda mengalami gejala tersebut! Pasalnya, masalah kesehatan tiroid yang tidak segera tertangani bisa berdampak pada kesehatan fisik Anda.

Perbanyak konsumsi makanan berprotein tinggi, selenium, zinc dan kalsium agar kesehatan kalenjar tiroid tetap terjaga dengan baik.

2. Diabetes

Masalah gangguan kesehatan fisik yang sering disalahasumsikan sebagai gangguan kesehatan mental adalah diabetes. Hal ini diungkapkan oleh American Diabetes Association yang mengatakan bahwa gejala penderita diabetes tipe 2 hampir mirip dengan gejala depresi.

Resistensi insulin pada tubuh yang tinggi bisa berakibat pada suasana hati yang kurang baik, emosi cepat sekali meninggi, gampang marah dan mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Pada wanita yang mengalami masalah kesehatan seperti Sindrom Ovarium Polikistik lebih rentan terkena penyakit diabetes tipe 2.

Sindrom Ovarium Polikistik merupakan ketidakteraturan masa haid, pertumbuhan rambut secara berlebihan dan mengalami Obesitas.

Selain itu, ada faktor lain yang mempengaruhi seperti riwayat genetik keluarga, diabetes kehamilan, faktor umur, gaya hidup tidak sehat, Obesitas dan tubuh yang memiliki simpanan lemak pada perut lebih rentan terkena diabetes tipe 2.

3. Sindrom Fatigue

Sindrom Fatigue banyak sekali diasumsikan sebagai depresi karena ditandai dengan kelelahan ekstrem, kehilangan memori dan konsentrasi menurun.

Sindrom Fatigue atau kelelahan ini menyangkut fisik, psikologis dan gabungan keduanya. Gejala seseorang mengalami sindrom ini antara lain penurunan berat badan, nyeri, muntah, diare, demam, kelemahan dan kecemasan atau depresi.

Bila memiliki kekhawatiran pada gejala sindrom kelelahan ini, ada baiknya segera berkonsultasi pada dokter.

Penyebab gangguan kesehatan fisik ini sendiri bisa dikarenakan gaya hidup, kondisi medis dan kesehatan mental.

Gaya hidup yang buruk seperti kurang istirahat, terlalu banyak aktivitas, penggunaan obat tertentu, masa bosan kepanjangan, masa berkabung dan lain-lain bisa menyebabkan seseorang terkena sindrom ini.

Selain itu, kecemasan dan depresi yang dialami seseorang bisa memicu efek kelelahan yang berlebihan.

Ada beberapa orang yang memiliki risiko mengalami masalah gangguan kesehatan fisik yang sering diasumsikan sebagai gangguan mental ini adalah wanita yang berusia antara 40 sampai 50 tahun dan sedang mengalami stress.

Jadi, mengelola stress dengan baik merupakan cara ampuh menghindari sindrom fatigue. Ada baiknya wanita memiliki waktu berkualitas untuk membahagiakan diri sendiri seperti berkumpul bersama teman, nongkrong atau sekadar piknik sejenak.

4. Anemia

Kekurangan darah menjadi salah satu masalah gangguan kesehatan fisik yang dianggap sebagai gangguan mental. Penyakit anemia terjadi saat sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dibandingkan batas normal.

Sel darah merah tidak mengandung cukup Hemogoblin yang berfungsi membawa oksigen menuju ke seluruh tubuh. Akibatnya, tubuh kekurangan oksigen sehingga mengakibatkan terasa lelah, lemah dan lemas. Gejala dari anemia lain adalah sesak napas dan pusing.

Penyakit gangguan kesehatan fisik satu ini tidak boleh dianggap sepele sebab bisa menimbulkan komplikasi penyakit lebih serius. Jika Anemia dibiarkan berlangsung lama bisa menyebabkan masalah kerusakan jantung, otak dan organ penting lain dalam tubuh.

Penyebab Anemia sendiri beragam mulai konsumsi obat-obatan tertentu, masalah sistem kekebalan tubuh, penyakit langka yang diderita, kehamilan dan masalah sumsum tulang seperti Limfoma, Leukemia dan lain-lain.

4 gangguan kesehatan fisik di atas sering sekali memiliki gejala yang kerap disamakan dengan gangguan kesehatan mental.

Belum tentu seseorang yang menunjukkan gejala depresi mengalami gangguan mental. Bisa jadi akibat kondisi kesehatan fisik, ya!

Yuk, lebih memperhatikan diri sendiri dan lingkungan agar Anda memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik setiap hari!

Kesehatan fisik dan mental yang maksimal akan mendukung produktifitas harian lebih baik lagi.

Baca Juga : Olahraga Anti Sakit Punggung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here