Home Tips Kesehatan Umbai Cacing sebagai Organ yang Penting dalam Tubuh

Umbai Cacing sebagai Organ yang Penting dalam Tubuh

288
0

Umbai Cacing sebagai Organ yang Penting dalam Tubuh – Umbai cacing yang terkenal dengan bentuknya kecil dan dianggap tidak memiliki fungsi apa-apa ternyata tidak benar lho. Umbai cacing ini ternyata mempunyai fungsi penting yang sangat berperan bagi tubuh. Simak penjelasannya.

Umbai Cacing sebagai Organ yang Penting dalam Tubuh

Anda pasti pernah mendengar mengenai umbai cacing bukan? Masyarakat biasa menyebutnya dengan usus buntu yang merupakan salah satu bagian dari pelajaran sains dan pasti Anda menempuhnya waktu duduk di bangku sekolah.

Meskipun dikenal dengan sebutan usus buntu tapi sebetulnya hal ini kurang tepat lho karena sebenarnya usus buntu itu adalah sekum.

Umbai cacing dalam bahasa ilmiah disebut apendiks adalah organ tambahan yang berada di usus buntu yang berbentuk tabung dan tersambung dengan caecum.

Sebagian orang menganggap bahwa organ ini hanya tambahan dan tidak mempunyai fungsi apa-apa dan bisa menyebabkan kematian sewaktu ketika zat sisa di usus besar tersumbat sedangkan ada beberapa yang lain berpendapat bahwa organ ini mempunyai fungsi pada sistem limfatik.

Baca Juga : Gizi Seimbang untuk Kesehatan yang Terjaga

Ketahui Apa Saja Fungsi Umbai Cacing

Umbai cacing merupakan struktur kecil yang mirip dengan ujung-ujung buntu yang letaknya adalah pada usus buntu yaitu pertemuan antara usus halus dan usus besar memiliki fungsi tersendiri yang tak diketahui banyak orang.

Jika pada hewan apendiks berfungsi sebagai wadah bakteri yang berperan sebagai penghancur selulosa pada tumbuhan, sehingga para ilmuwan juga beranggapan bahwa manusia juga memiliki bakteri yang sejenis itu di dalam apendiks.

Berikut beberapa fungsi dari umbai cacing:

1. Fungsi Imun

Dalam sebuah penelitian di Oklahoma State University menyatakan bahwa apendik adalah wadah bakteri yang sangat berperan dalam sistem pencernaan tepatnya di usus besar. Selain itu endokrin yang dihasilkan oleh orang dewasa dan janin.

Di dalam janin yang berusia 11 minggu ditemukan apendiks yang berfungsi mengontrol mekanisme biologis. Sedangkan untuk orang dewasa apendiks berguna sebagai organ limfatik yang diduga berperan penting dalam sistem imun karena di dalamnya terdapat sel limfatik.

Apendiks ini menghasilkan hormon yang berguna meningkatkan sistem imunitas dan membentuk antigen yang dapat menghasilkan antibodi dalam tubuh. Apendiks berperan aktif pada sistem imunoglobin yang di dalamnya memiliki kelenjar limfoid.

Kelejar limfoid ini berguna melindungi dari zat asing yang masuk yang dapat merusak tubuh. Kelejar limfoid ini mampu membedakan berbagai zat asing yang masuk ke dalam tubuh serta merusaknya dan sel-sel tubuh.

2. Mempertahankan bakteri penting di usus

Di dalam usus buntu terdapat banyak macam bakteri yang sangat berguna bagi pencernaan tubuh. Sehingga sistem kekebalan mendukung perkembangan bakteri pada usus yang menguntungkan karena membantu proses pencernaan makanan.

Umbai Cacing atau Apendiks

Apendiks ini terbentuk dari caecum, tepatnya pada tahap embrio. Memiliki ukuran sekitar 10 cm bagi orang dewasa, tetapi ada juga yang bervariasi mulai dari 2 cm sampai dengan 20 cm.

Meskipun tempat apendiks ini tetap tetapi lokasi ujung apendiks ini bisa berubah-ubah tetapi jelasnya tetap berada di peritoneum.

Ia bisa saja mengalami infeksi radang umbai cacing yang disebut apendisitis. Jika infeksi ini parah maka bisa saja apendiks pecah dan mengeluarkan nanah pada rongga peritonitis atau adomen.

Apendisitis disebut juga dengan radang usus buntu. Rang ini terbagi menjadi dua yaitu radang usus buntu kronis dan radang usus buntu akut. Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri.

Penyakit ini bisa timbul karena tersumbatnya umbai cacing. Dan biasanya pada usus akan mengalami penumpukan lendir, selain itu masuknya kotoran ke dalam umbai cacing juga dapat menyebabkan penyakit ini.

Dalam kasus apendisitis yang telah parah umbai cacing harus dibuang dengan melalui operasi bedah tubuh. Akan tetapi ada beberapa kasus juga yang hanya membuang sebagian saja.

Ketika seseorang yang menderita apendisitis yang telah parah melakukan operasi maka mereka akan tetap bisa hidup, karena orang yang umbai cacing mempunyai fungsi yang tak kalah penting dengan organ-organ lainnya.

Umbai Cacing sebagai Organ yang Penting dalam Tubuh

Walaupun ukurannya memang kecil dibanding yang lain fungsi yang dihasilkan pun juga sangat baik salah satunya adalah menghasilkan sistem imunitas yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.

Selain itu juga sebagai penampung bakteri-bakteri baik yang diperlukan tubuh, jadi tidak semua bakteri itu jahat ya. Bakteri ada yang bermanfaat bagi manusia ada juga yang tidak. Umbai cacingnya telah dibuang tidak merasakan ada perbedaan dalam kehidupannya.

Selain itu mengenai penyakit apendisitis atau peradangan usus buntu ada baiknya jika Anda juga selalu menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit ini salah satunya yaitu dengan menghindari minuman bersoda dan beralkohol, jangan menahan kentut, rutin minum air putih yang cukup dan yang lainnya.

Walaupun penyakit ini bisa tertolong dengan cara operasi dan pemberian obat antibiotik tetapi alangkah baiknya jika Anda mencegahnya karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Tentunya dalam setiap penciptaan itu pasti ada gunanya, mustahil jika sesuatu diciptakan dengan tanpa kegunaan. Sehingga dengan pengetahuan ini semoga Anda semua bisa lebih menjaga kesehatan tubuh dan selalu terhindar dari penyakit.

Sekian pembahasan kita mengenai Umbai Cacing sebagai Organ yang Penting dalam Tubuh, semoga artikel kami ini dapat membantu pengetahuan anda.

Baca Juga : Donor Darah dapat Selamatkan Orang Lain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here