Home Tips Kesehatan Efek Berjemur Di bawah Sinar Matahari bagi Kesehatan

Efek Berjemur Di bawah Sinar Matahari bagi Kesehatan

96
0

Efek Berjemur Di bawah Sinar Matahari bagi Kesehatan – Bagi Anda yang hobi berjemur di bawah sinar matahari langsung, wajib tahu efek samping berjemur berlebihan bagi kesehatan berikut ini.

Efek Berjemur Di bawah Sinar Matahari bagi Kesehatan

Anda mungkin tipe orang yang suka sekali berjemur di bawah sinar matahari saat liburan ke pantai. Ada banyak manfaat mendapatkan sinar matahari secara langsung asal memperhatikan waktu dan durasi.

Anda bisa mendapatkan vitamin D yang cukup untuk kesehatan tulang serta mampu menurunkan risiko kanker kulit atau melanoma.

Tetapi, efek berjemur bagi kesehatan bisa berbahaya kalau terlalu lama. Anda wajib tahu bahwa ada momen dimana sinar matahari bisa membahayakan kesehatan kulit.

Waktu terbaik mendapatkan sinar matahari Bagi Kesehatan

Efek berjemur bagi kesehatan yang berbahaya apabila terpapar sinar UV berlebihan. Pasalnya, ada tiga jenis sinar UV dan sinar UV A serta UV B yang bermanfaat bagi tubuh untuk mendapatkan vitamin D.

Ada banyak perdebatan mengenai waktu yang tepat untuk berjemur dan mendapatkan sinar matahari. Berdasarkan rekomendasi para ahli, jam 10 sampai 3 sore merupakan waktu yang tepat untuk mendapatkan manfaat sinar matahari dibandingkan momen terlalu pagi atau terlalu sore.

Tentu Anda harus mengantisispasi momen terbaik mendapatkan sinar matahari saat siang hari yang terik. Para ahli hanya merekomendasikan waktu 5-10 menit berjemur di bawah sinar matahari kala siang hari. Sedangkan pagi dan sore hari merupakan momen mendapatkan sinar matahari terbaik selama kurang lebih 20-30 menit saja.

Hal ini juga dipengaruhi kondisi kulit Anda. Bagi orang yang berkulit putih, durasi waktu jelas lebih sedikit dibandingkan orang yang berkulit gelap untuk meminimalisir risiko kulit terbakar.

Dampak negatif terlalu lama berjemur di bawah sinar matahari

Memiliki kulit cokelat mungkin bakal memberikan kesan percaya diri lebih tinggi. Anda bisa tampil lebih cantik dan eksotis. Tetapi, Anda juga harus tahu mengenai efek berjemur bagi kesehatan kalau terlalu lama berikut ini.

1. Merusak DNA kulit

Pada waktu siang hari, efek berjemur bagi kesehatan bisa mengakibatkan kerusakan DNA kulit. Hal ini dikarenakan UV B bisa merusak lapisan kulit terdalam kalau Anda tidak mengoleskan tabir surya demi melindungi kulit dari bahaya kelebihan UV B ini.

2. Merusak elastisitas kulit

Sinar UV A memang dibutuhkan kulit untuk mendapatkan vitamin D. Tetapi, efek berjemur bagi kesehatan bisa memicu masalah kulit kalau Anda terlalu banyak mendapatkan Sinar UV A ini.

Paparan yang terlalu lama dengan sinar matahari bisa merusak Kolagen sehingga kulit kehilangan elastisitas. Jangan heran kalau kulit bakal terlihat lebih kusam, kering dan keriput.

3. Memicu sel kanker kulit

Selama ini, Anda mungkin hanya mengetahui bahwa berjemur pagi hari sangat baik untuk kesehatan tubuh. Namun, efek berjemur bagi kesehatan juga bisa menimbulkan risiko buruk lho! Berjemur terlalu pagi atau saat matahari berada di bawah horizon langit bawah mengandung banyak sinar UV A dibandingkan UV B.

Begitu pula dengan berjemur pada sore hari menjelang malam yang bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Hal ini dikarenakan sinar UV A lebih berpotensi memicu melanoma dibandingkan sinar UV B. Kalau hendak berjemur pada pagi hari, Anda harus tetap memperhatikan durasi waktu, ya!

4. Merusak pembuluh darah

Terpapar sinar matahari dalam kurun waktu lama akan membuat kulit berusaha membuat temperatur normal dan menenangkan. Pembuluh darah yang terdekat dengan lapisan kulit pun akan bekerja lebih keras dibandingkan waktu biasa.

5. Membuat kerusakan pada pigmen rambut dan jerawat semakin parah

Memiliki kulit eksotis yang cokelat terbakar matahari menjadi idaman kaum Hawa. Tetapi, efek berjemur bagi kesehatan yang perlu diketahui khalayak adalah bisa merusak pigmen rambut.

Warna rambut akan terlihat lebih terang dan kering kalau tidak menggunakan pelindung seperti topi. Selain itu, bagi Anda yang memakai cat warna rambut akan mudah luntur kalau terpapar sinar matahari terlalu lama.

Efek berjemur bagi kesehatan lain yang cukup mengganggu adalah bisa membuat jerawat Anda semakin parah. Pada kondisi kulit yang terpapar panas matahari bisa memicu produksi sebum yang lebih banyak.

Produksi minyak berlebih bercampur dengan debu polusi akan semakin membuat jerawat di wajah Anda semakin parah atau mengalami iritasi.

Pigmen melanin pada kulit putih jelas lebih rentan terkena efek berjemur bagi kesehatan kulit. Kulit gelap lebih tahan dibandingkan dengan kulit putih namun sama-sama berisiko mengalami masalah kalau terpapar sinar matahari langsung secara lama.

Oleh sebab itu, Anda wajib mengenali jenis kulit masing-masing agar bisa menentukan perawatan yang benar mulai sekarang.

Ulasan di atas bisa memberikan referensi bagi Anda yang ingin berjemur secara efektif. Selama mengetahui aturan berjemur yang tepat, Anda bisa mendapatkan manfaat dari sinar matahari yang baik untuk kesehatan tulang.

Minimalisir risiko efek berjemur bagi kesehatan dengan membatasi waktu terpapar sinar matahari. Gunakan pelindung seperti bahan kain katun tipis dan cerah untuk menyerap sinar matahari agar kulit tidak mengalami heat stroke, ya! Jangan lupa memakai kacamata dan pelindung kepala!

Baca Juga : Cara Kerja Sistem Imun Manusia yang Jarang Dipahami Selama Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here