Home Tips Kesehatan Kenali Gangguan Kesehatan Bayi Baru Lahir

Kenali Gangguan Kesehatan Bayi Baru Lahir

120
0

Kenali Gangguan Kesehatan Bayi Baru Lahir – Semua bayi memang sangat rentan, telebih lagi bayi yang baru lahir beberapa hari atau beberapa minggu. Sebab itu, kenalilah beberapa gangguan kesehatan yang terjadi bayi pasca lahir.

Kenali Gangguan Kesehatan Bayi Baru Lahir

Kelahiran bayi merupakan hal paling ditunggu setiap suami istri terlebih pasangan yang baru menikah. Saat bayi baru lahir, tangisan pertamanya menunjukan kebebasannya dan pertanda kesehatannya.

Akan tetapi, ada kalanya mengalami masalah atau gangguan kesehatan bayi. Pada umumnya di minggu pertama pasca lahir, terdapat perubahan tertentu yang dialami bayi sebagai bentuk adaptasi terhadap kehidupan barunya.

Pada saat bersamaan, tingkat daya tahan tubuh bayi masih sangat lemah sehingga lebih rentan mengalami beberapa gangguan kesehatan maupun penyakit.

Apabila bayi tersebut merupakan anak pertama, maka sebagian ibu biasanya merasa panik, apalagi bila sebelumnya si ibu belum memiliki bekal pengetahuan merawat bayi.

Sebab itu, para calon ibu penting mengetahui tentang apa saja masalah atau gangguan kesehatan bayi yang umum terjadi pasca lahir.

Gangguan Kesehatan Bayi Ikterus (kulit bayi berwarna kuning)

Tak jarang bayi pasca lahir mengalami kulit yang berwarna kuning pada seluruh tubuhnya. Hampir seluruh orang tua akan merasa khawatir apabila melihat bayinya mengalami keadaan demikian.

Lalu apakah kondisi Ikterus berbahaya? Apakah penyebab bayi mengalami kondisi Ikterus?

Sebenarnya, bayi yang kulitnya berwarna kuning pasca lahir adalah hal biasa dan tak menyebabkan bahaya. Keadaan ini biasanya dialami sekitar 6 berbanding 10 bayi pasca lahir.

Akan tetapi pada bayi yang lahir dengan keadaan prematur, maka ikterus ini lebih besar kemungkinannya untuk terjadi.

Berdasarkan survei, sekitar 8 berbanding 10 bayi yang lahir prematur akan mengalami Kulit Kuning.

Pada beberapa kasus meski jarang terjadi, kulit berwarna kuning pasca bayi lahir dapat pula mengindikasikan bahwa terjadinya gangguan kesehatan bayi sehingga butuh perawatan medis yang lebih intensif.

Sedangkan umumnya bayi lahir dengan kondisi Ikterus akan kembali menjadi normal, maksimal 2 minggu setelah kelahiran.

Bahkan banyak pula bayi yang ikterus segera kembali pulih dalam waktu hanya 24 jam. Namun pada bayi yang lahir prematur, kondidi ikterus biasanya dialami lebih lama.

Ikterus pasca bayi lahir disebabkan kadar bilirubin yang tinggi di dalam tubuh bayi.

Bilirubin merupakan zat warna kuning yang diproduksi oleh tubuh yang berasal dari sisa-sisa eritrosit yang telah rusak.

Ketika keadaan normal, organ liver akan menyaring zat Bilirubin dari darah kemudian akan mengeluarkannya lewat saluran pencernaan.

Untuk bayi yang baru lahir jika mengalami ikterus maka ini artinya hati yang masih dimilikinya belum bekerja dengan sempurna dan ini artinya masih belum bisa melakukan fungsinya dengan maksimal.

Karena hal inilah, bilirubin tidak tersaring dengan baik sehingga nantinya masih tersisa dalam darah.

Gangguan kesehatan bayi berupa Ikterus parah harus segera mendapatkan penanganan medis, hal tersebut dapat diketahui apabila bayi mengalami :

  • Kulit bayi sangat kuning
  • Berat badan bayi tidak meningkat
  • Bayi tak mau menyusu
  • Tangis bayi bernada tinggi atau melengking
  • Kondisi kulit bayi menguning berlangsung lebih dari 14 hari

Apabila mendapati keadaan tersebut namun tidak segera mendapatkan penanganan medis, maka dapat menyebabkan bayi mengalami gangguan kesehatan lainnya.

Sebab Bilirubin yang kadarnya terlalu banyak dalam tubuh dapat menjadi racun bagi otak bayi.

Beberapa Gangguan Kesehatan Bayi Baru Lahir

Berat badan menurun

Sebagian bayi mengalami hal ini pasca lahir setelah 3-4 hari. Penyebab gangguan kesehatan bayi ini ialah perubahan lingkungan.

Namun orang tua sebaiknya tidak perlu terlalu khawair karena sesudah 2 minggu menyusu ASI dan menjalani perawatan, berat badan akan kembali seperti semula bahkan bayi akan semakin bertambah berat badannya seiring waktu.

Hidung tersumbat dan bersin

Gangguan kesehatan bayi ini dapat disebabkan Iritasi, misalnya bayi terpapar dan menghirup asap dari rokok, bayi menghidrup debu, kelembapan udara sekitar rendah hingga kering, maupun pertanda bayi terserang virus flu.

Untuk mencegah bayi sering mengalami bersin hingga hidung tersumbat, sebaiknya hindari berbagai faktor penyebab iritasi seperti debu dari kipas angin, asap rokok, dan bulu hewan.

Apabila kelembapan udara sekitar rendah, gunakan humidifier dalam ruangan bayi.

Cegukan

Terdapat beberapa cara guna mengatasi cegukan pada bayi. Namun terhadap bayi yang baru lahir, ibu tetap harus berhati-hati untuk mengatasi cegukan bayi. Cegukan yang terjadi pada bayi yang baru lahir biasanya akan berhenti secara alami.

Namun apabila cegukan pada bayi berlangsung dalam jangka waktu lama, lebih dari 10 menit, maka ibu sebaiknya memompa ASI lalu meletakan di sendok, lalu menyuapi beberapa ASI pada bayi. Cegukan bayi salah satu penyebabnya adalah hisapan yang terlalu cepat saat bayi menyusu.

Infeksi pernapasan

Tejadinya gangguan kesehatan bayi berupa infeksi pernafasan biasanya disebabkan oleh bakteri dan virus. Hal ini dapat terjadi pada bayi. Infeksi pernafasan pada bayi pasca lahir bisa berlangsung selama 1 hingga 2 minggu.

Gejala yang terjadi antara lain hidung berair, demam, dan bayi enggan menyusu. Apabila gejala terjadi dan bayi tak kunjung sembuh lebih 3 hari, sebaiknya lakukan konsultasi medis.

Bayi yang baru lahir biasanya bernapas melalui organ paru-paru dengan gaya pernapasan melalui perut. Bayi berbeda dengan orang dewasa yang kadang bernapas apnea yakni kondisi tak bernapas yang sesekali biasa terjadi.

Selain beberapa gangguan kesehatan bayi di atas, bayi pasca lahir rentan pula terserang hipotermia, maka sebaiknya ibu selalu menghangatkan tubuh bayi.

Penting pula menyusui bayi segera setelah kelahiran, karena kandungan zat-zat baik dalam ASI akan memperkuat daya tahan tubuh bayi agar tak mudah terserang penyakit.

Baca Juga : 5 Makanan Perusak Gigi yang Perlu Diwaspadai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here