Home Tips Kesehatan Badan Gendut Bukan Berarti Tak Sehat

Badan Gendut Bukan Berarti Tak Sehat

62
0

Badan Gendut Bukan Berarti Tak Sehat – Sebuah pernyataan yang benar adanya. Orang gemuk berhak sehat dan memang sehat jika benar-benar menerapkan gaya hidup sehat.

Badan Gendut Bukan Berarti Tak Sehat

Mindset jika gendut itu tak sehat adalah mindset yang berakar kuat di tengah-tengah masyarakat. Kita pun menerima pernyataan itu dan membenarkannya. Padahal sebenarnya gendut bukan berarti tak sehat.

Banyak orang gendut yang sehat. Buktinya mereka justru lebih aktif daripada yang kurus, lebih lincah dalam olahraga, dan lebih jarang terserang penyakit.

Karena gendut selalu identik dengan tidak sehat, maka sudah pasti gendut itu adalah momok yang menakutkan. Kita takut gemuk. Apalagi para wanita. Mereka akan sangat berhati-hati dalam menjaga badan.

Mereka benci gemuk karena akan sangat menggangu penampilan. Jadi, gendut itu bukan hanya tidak sehat, tetapi juga sangat mengurangi rasa percaya diri.

Berat badan naik sedikit saja sudah sangat membingungkan. Wanita akan kalang kabut memikirkan bagaimana menurunkan berat badan.

Beragam cara akan ditempuh agar kembali kurus atau langsing. Baik minum obat sampai dengan melakukan perawatan dengan dokter pun dilakukan demi mendapatkan tubuh yang ideal.

Bahkan antusiasme untuk menurunkan berat badan yang sangat tinggi justru memperburuk kondisi kesehatan. Bukan menjadi langsing tetapi malah sakit. Itulah dilema tentang ketakutan akan kegemukan.

Padahal sebenarnya gendut itu tidak selalu tak sehat. Gendut itu juga sehat. Orang berbadan gendut pun memiliki hak untuk sehat dan memang mereka banyak yang mewujudkannya. Mereka benar-benar bisa sehat dan bebas beraktivitas layaknya orang langsung.

Baca Juga : Sisi Negatif Perawatan Ear Candle

Badan Gendut itu Bukan Berarti Tak Sehat kata siapa?

Banyak orang yang tidak percaya dengan pernyataan bahwa gendut bukan berarti tak sehat. Hal ini didukung dengan banyaknya orang gendut yang beresiko besar terserang penyakit. Salah satunya adalah penyakit diabetes.

Penyebab utama dari diabetesi tersebut adalah karena pola makan yang berlebihan. Gaya hidup yang tidak sehat sehingga banyaknya asupan makanan tidak diimbangi dengan olahraga.

Diabetes ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kadar gula darah yang tinggi juga. Makanan yang dikonsumsi kebanyakan adalah makanan yang tinggi kandungan gula.

Kebiasaan ngemil pun juga membuat pernyataan gendut bukan berarti tak sehat ini semakin tidak dipercaya. Ngemil berarti makan makanan tambahan di luar porsi makanan yang sudah dimakan.

Kebanyakan yang rasanya gurih dan manis. Inilah yang menyebabkan berat badan emninbkag karena asupan gula yang berlebih. Apalagi daya tampung lambung pun lebih besar, sehingga orang gendut bawaannya selalu lapar.

Itulah cikal bakal kemustahilan bahwa gendut bukan berarti tak sehat. Gendut selalu identik dengan tidak sehat.

Badan Gendut Bukan Berarti Tak Sehat

Gendut bukan berarti tak sehat

Sebenarnya, gendut bukan berarti tak sehat itu benar. Orang gendut itu juga sehat. Orang gendut banyak yang aktif seperti orang kurus atau yang langsing. Mereka pun mampu bertahan hidup karena sangat jarang sekali sakit.

Orang gendut pun banyak yang dinyatakan sehat. Tidak ada bibit penyakit yang bisa bersarang di dalam tubuhnya sehingga sangat jarang sakit. Kita bisa melihat keaktifannya saat beraktivitas.

Penelitian yang mendukung bahwa Badan Gendut bukan Berarti tak Sehat

Orang gendut itu sehat bukan hanya isapan jempol semata. Bukan pula sebuah pernyataan yang begitu saja dimunculkan tanpa adanya bukti yang mendukung. Kalaupun mengungkapkan banyak fakta tanpa ada penelitian, pasti ketidakpercayaan masyarakat akan semakin tinggi.

Adapun salah satu penelitian yang mendukung bahwa gendut bukan berarti tak sehat adalah dari New York University of Toronto.

Di mana para ahli dari universitas ternama ini menyatakan bahwa orang gendut baja sehat jika tidak memiliki riwayat gula darah tinggi dan juga kolesterol. Jadi orang gendut akan dinyatakan sehat walaupun obesitas, jika mereka tidak memiliki resiko penyakit ini.

Di dalam penelitian tersebut, telah dilakukan percobaan secara detail dan a akurat yang melibatkan lebih dari 50 ribu orang berbeda gemuk.

Mereka pun tidak dibatasi laki-laki dan perempuan. Yang terpenting adalah mereka berbadan gendut atau melebihi berat badan normal.

Subjek penelitian tersebut kemudian dibagi menjadi dua kelompok sama besar. Kategori dalam pengelompokannya dibedakan.

Di mana kelompok pertama salah kelompok orang berbadan gemuk dengan riwayat penyakit tertentu, yang diutamakan adalah yang memiliki penyakit gula dan kolesterol. Kelompok kedua adalah kelompok orang gendut yang sehat.

Penelitian pun berlanjut dengan meneliti jumlah orang gendut yang meninggal. Ternyata yang banyak meninggal adalah kelompok pertama yang terdiri dari orang gendut dengan masalah gula darah.

Kelompok kedua menyatakan bahwa gendut bukan berarti tak sehat karena mereka justru bertahan hidup. Tidak ada masalah metabolisme yang dialami. Gula darah pun tidak ada, sehingga mereka bertahan hidup lebih lama.

Orang yang gendut bukan berarti tak sehat ini jelas dinyatakan dalam hasil penelitian tersebut dengan syarat bahwa orang gendut tersebut tidak memiliki riwayat sakit gula atau kolesterol tinggi.

Pola hidup yang sehat adalah kunci utama untuk meyakinkan dan membuktikan bahwa orang gendut bukan berarti tak sehat. Pernah gendut itu sehat adalah gaya hidupnya sehat.

Gendut itu cantik luar maupun dalam secara fisik. Tidak ada hal yang tercela dari kondisi tubuh yang gendut karena intaian penyakit berbahaya.

Baca Juga : 10 Efek Cuaca Dingin Pada Tubuh yang Penting untuk Dipahami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here